Manusia yang lahir dengan serba kekurangan, ternyata menyimpan tiga
potensi besar dan kekuatan yang telah Allah anugerahkan, sebagai sarana
bagi manusia itu sendiri untuk menyerap berbagai ilmu pengetahuan dan mengenali kebenaran.
Diantara ketiga potensi dan kekuatan itu yaitu :
- Kemampuan panca inderanya untuk melakukan interaksi dan penyerapan langsung dengan lingkungannya,
- Kekuatan jiwa dan hatinya untuk menerima ilmu, nasehat, motivasi termasuk informasi yang datang dari luar dirinya,
- Kemampuan dan kekuatan otaknya untuk bisa berpikir secara sehat dan rasional.
Jika seorang manusia telah mengenali dan memanfaatkan ketiga anugerah ini, maka ia akan semakin optimal dalam memberdayakan panca inderanya, kemampuan berpikirnya dan juga jiwanya yang besar akan mampu menerima setiap ilmu dan nasehat yang benar. Dengan demikian, maka ia akan lebih efektif dalam menerima ilmu dan kebenaran tersebut, sehingga menghasilkan langkah-langkah yang matang, keyakinan yang lurus dan juga melahirkan tindakan-tindakan yang positif.
Dan jika saja ketiga potensi dan kekuatan ini diabaikan, maka hal itu akan semakin melemahkan dirinya, menghasilkan pemikiran yang keliru, selalu merasa tak nyaman pada jalan yang lurus, jiwanya semakin rapuh dan sangat sulit sekali menerima ilmu dan kebenaran, walaupun ilmu dan nasehat bertubi-tubi datang pada dirinya. Namun hal itu tidak akan mampu membawa dirinya menuju perubahan yang lebih baik.
Semoga catatan kecil ini bermanfaat untuk kita semua…Aamiin yaa Robbal ‘alamiin.
Bagi yang berminat menyebarkan kumpulan hadits-hadits pilihan dan kumpulan perkataan ulama, silahkan gabung di halaman kami - KUMPULAN HADITS DAN PERKATAAN ULAMA -
===>
Sebarkan catatan kecil ini agar menjadi kebaikan untuk kita semua…Aamiin.
===>
(Makna Hidup - Muhammad Irfan Firdaus)
BELAJAR MEMAKNAI ARTI HIDUP DAN KEHIDUPAN
sumber :
http://maknahidup.blogdetik.com/2013/04/03/selalu-ada-kelebihan-di-balik-kekurangan-manusia/
Sebagian orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita cermati akan banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian menjawab, bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan. Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah tujuan utama yang dicari-cari.
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Sebagian
orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita cermati akan
banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian menjawab,
bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari
adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah
kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan
adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan.
Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk
bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah
tujuan utama yang dicari-cari.
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Sebagian
orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita cermati akan
banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian menjawab,
bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari
adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah
kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan
adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan.
Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk
bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah
tujuan utama yang dicari-cari.
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Sebagian
orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita cermati akan
banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian menjawab,
bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari
adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah
kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan
adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan.
Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk
bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah
tujuan utama yang dicari-cari.
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Diantara ketiga potensi dan kekuatan itu yaitu :
- Kemampuan panca inderanya untuk melakukan interaksi dan penyerapan langsung dengan lingkungannya,
- Kekuatan jiwa dan hatinya untuk menerima ilmu, nasehat, motivasi termasuk informasi yang datang dari luar dirinya,
- Kemampuan dan kekuatan otaknya untuk bisa berpikir secara sehat dan rasional.
Jika seorang manusia telah mengenali dan memanfaatkan ketiga anugerah ini, maka ia akan semakin optimal dalam memberdayakan panca inderanya, kemampuan berpikirnya dan juga jiwanya yang besar akan mampu menerima setiap ilmu dan nasehat yang benar. Dengan demikian, maka ia akan lebih efektif dalam menerima ilmu dan kebenaran tersebut, sehingga menghasilkan langkah-langkah yang matang, keyakinan yang lurus dan juga melahirkan tindakan-tindakan yang positif.
Dan jika saja ketiga potensi dan kekuatan ini diabaikan, maka hal itu akan semakin melemahkan dirinya, menghasilkan pemikiran yang keliru, selalu merasa tak nyaman pada jalan yang lurus, jiwanya semakin rapuh dan sangat sulit sekali menerima ilmu dan kebenaran, walaupun ilmu dan nasehat bertubi-tubi datang pada dirinya. Namun hal itu tidak akan mampu membawa dirinya menuju perubahan yang lebih baik.
Semoga catatan kecil ini bermanfaat untuk kita semua…Aamiin yaa Robbal ‘alamiin.
Bagi yang berminat menyebarkan kumpulan hadits-hadits pilihan dan kumpulan perkataan ulama, silahkan gabung di halaman kami - KUMPULAN HADITS DAN PERKATAAN ULAMA -
===>
Sebarkan catatan kecil ini agar menjadi kebaikan untuk kita semua…Aamiin.
===>
(Makna Hidup - Muhammad Irfan Firdaus)
BELAJAR MEMAKNAI ARTI HIDUP DAN KEHIDUPAN
sumber :
http://maknahidup.blogdetik.com/2013/04/03/selalu-ada-kelebihan-di-balik-kekurangan-manusia/
Sebagian orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita cermati akan banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian menjawab, bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan. Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah tujuan utama yang dicari-cari.
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
Dari artikel 'Apa Arti Kehidupan Ini? — Muslim.Or.Id'
No comments:
Post a Comment